Pendidikan

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } TD P { margin-bottom: 0in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Menjaring Minat Baca Warga Tepian

BANJARMASIN, (MI):Pagi itu, puluhan anak berseragam merah putih berjajar di tepi sungai Martapura, anak sungai Barito di Kota Banjarmasin . Para murid Sekolah Dasar Negeri Banua Anyar, Banjarmasin ini sedang menunggu kunjungan kapal perpustakaan keliling yang disebut perahu pintar.

Tak lama berselang, perahu motor bernama Lambung Mangkurat I yang dioperasionalkan sejumlah anggota TNI Korem 101 Antasari tersebut merapat ke pelabuhan kecil  Kampung Banua Anyar. Dengan ceria, murid-murid SD berlompatan ke dalam perahu motor berkapasitas 30 orang itu.

Kedatangan perahu pintar ini sudah ditunggu-tunggu para siswa. Perahu pintar yang tak ubahnya perpustakaan keliling di atas sungai ini menyajikan ratusan jenis buku bacaan dan buku pelajaran untuk siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah umum.

Interior perahu ditata sedemikian rupa, sehingga nyaman bagi siswa untuk belajar dan bermain. Pihak pengelola perahu pintar yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) serta perusahaan provider menyediakan fasilitas televisi, telpon hingga jaringan internet.

Perahu pintar Lambung Mangkurat baru diluncurkan beberapa hari, namun sudah banyak mendapat sambutan masyarakat, terutama pihak sekolah yang berlokasi di sepanjang tepi sungai Barito. Setiap hari perahu pintar berkeliling mengitari tepi sungai mendatangi sekolah maupun perkampungan warga.

Para siswa selain belajar juga berkesempatan berkeliling menyisiri tepi sungai sambil berwisata. “Perahu pintar, sangat disenangi siswa karena mereka dapat belajar sambil berwisata,” tutur Mulyawan, salah seorang guru SDN Banua Anyar.

Program perpustakaan keliling di atas sungai ini, merupakan pengembangan dari program mobil pintar atau perpustakaan keliling yang digulirkan pemerintah beberapa waktu terakhir. “Perahu pintar ini, memang kita sesuaikan dengan kondisi daerah kita yang dikelilingi sungai,” ungkap Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin.

Melalui program perahu pintar, pemerintah daerah berharap dapat menjaring minat baca dan belajar, masyarakat di sepanjang bantaran sungai. Sejauh ini, tingkat pendidikan warga yang bermukim di tepi sungai dan pesisir Kalsel masih rendah. Program perahu pintar juga terkait upaya pemerintah daerah mensukseskan Wajib Belajar 12 tahun 2009-2014. (Denny Susanto)

~ oleh DennySAinan pada Maret 6, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: