Wisata Meratus

Obat Mujarab Air Lereng Meratus

Seorang lelaki tua berjalan tertatih-tatih dengan dipapah dua orang anaknya, menuju sebuah kolam air panas. Di sepanjang pinggiran kolam berbentuk oval tersebut, sudah ada sejumlah orang duduk berjajar merendamkan kaki ke dasar kolam.

Kolam air panas Tanuhi namanya yang terletak di Desa Tanuhi, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan (160 Km dari Banjarmasin ), dipercaya sebagai sumber mata air panas mujarab untuk mengobati berbagai macam penyakit. Lokasi ini juga menjadi obyek wisata andalan Kalsel yang banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri.

“Setiap beberapa bulan sekali saya datang kesini untuk mengobati penyakit saya,” tutur Syamsuddin,65 warga Banjarmasin . Sudah sekian lama dirinya mengalami penyakit kulit yang tidak kunjung sembuh meski telah berobat hingga Jakarta .

Namun setelah beberapa kali mandi di kolam air panas tanuhi, secara berangsur-angsur penyakit yang dialaminya sembuh. Bahkan kini Syamsuddin rutin datang ke tanuhi untuk menjaga kondisi kesehatannya. Air panas tanuhi bersumber dari mata air yang keluar dari lereng pegunungan meratus.

Air panas dari perut bumi ini cukup jernih, tetapi cukup panas berkisar 40-50 derajat celcius. Berbeda dengan air panas di pulau Jawa, mata air panas di kaki pegunungan meratus ini tidak mengeluarkan bau belerang, karena di Kalsel memang tidak ada gunung berapi.

Mereka yang percaya dengan khasiat air panas tanuhi ini, rela berendam hingga berjam-jam. Obyek wisata kolam air panas tanuhi tergolong modern, karena oleh pemerintah daerah setempat telah dibangun berbagai fasilitas penunjang seperti kolam renang, taman bermain serta 20 buah villa dengan tarif cukup terjangkau sebesar Rp 250.000 permalam.

Adapula gedung pertemuan dan lapangan tennis. Pada saat-saat tertentu, terutama malam pergantian tahun lokasi ini begitu padat dikunjungi warga dari berbagai daerah. Banyak pula muda mudi yang datang untuk berkencan.

Di sekitar lokasi kolam air panas tanuhi, mengalir sungai tanuhi, bagian hilir sungai Amandit yang jenih dengan dasar sungai berbatu-batu. Di sepanjang tepi sungai banyak ditumbuhi pepohonan bamboo.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Hulu Sungai Selatan, Suriani, mengatakan pihaknya terus melakukan pengembangan sarana penunjang di lokasi wisata tanuhi yang menjadi obyek wisata andalan daerah tersebut. Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang beribukota Kandangan ini, merupakan surga wisata alam di kalsel.

Selain obyek wisata air panas tanuhi, terdapat pula sejumlah obyek wisata lain yang cukup eksotik seperti wisata petualangan treckling (jalan kaki) dan kemudian dilanjutkan dengan menaiki rakit bamboo (bamboo rafting) menyusuri aliran sungai Amandit, sembari menikmati pemandangan alam pegunungan.

Adapula komunitas masyarakat adat suku dayak yang tinggal di rumah balai adat, serta sejumlah obyek wisata lain berupa goa batu bini dan goa batu laki, hingga obyek wisata religi makam-makam keramat.

Air panas Hantakan

Obyek wisata unik lain di Kalsel adalah kolam air panas Hantakan yang terletak di Desa Hantakan, berjarak 14 kilometer dari Kota Barabai, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Jarak antara dua kabupaten ini sekitar 25 kilometer.

Serupa dengan air panas Tanuhi, Hulu Sungai Selatan, obyek wisata air panas Hantakan, juga banyak dikunjungi wisatawan, terutama warga sekitar.

Yang berbeda sumber air panas Hantakan berasal daerah rawa, sehingga airnya berwarna kecoklatan. Pada awalnya sebelum dibangun kolam-kolam pemandian, air panas hantakan hanya berupa embung-embung. Kini lokasi wisata pemandian air panas ini telah memiliki berbagai fasilitas wisata lain seperti kolam renang dan kolam pemancingan. (Denny Susanto)

~ oleh DennySAinan pada Juni 28, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: