Komunitas Fotografi

Menikmati Seni Photografi

Photografi adalah perpaduan seni dan keindahan. Di Kalimantan Selatan, para penikmat seni photografi berkumpul dalam wadah Himpunan Pecinta Photografi Banjarmasin (HP2B).

Suasana di siring Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pagi diakhir pekan itu tampak ramai. Bukan hanya karena adanya kegiatan rutin masyarakat yang berolahraga dan bersantai (car free day), tetapi kehadiran puluhan photografer ikut menyedot perhatian warga.

Terlebih lenggak-lenggok model-model berparas cantik yang tengah melakukan sesi pemotretan membuat suasana pagi menjadi segar. Lensa-lensa kamera berbagai merk, saling beradu mencari moment dari obyek foto.

Tidak hanya fokus pada kecantikan sang model, berbagai obyek dan momen menarik di sekitar lokasi Sungai Martapura, tak luput dari jepretan kamera.

Puluhan photografer ini tergabung dalam Himpunan Pencinta Photografi Banjarmasin atau disingkat HP2B. “Perkembangan dunia fotografi di Banjarmasin memang luar biasa,” tutur Muhammad Afifuddin, wartawan senior yang kini menjabat ketua komunitas ini.

HP2B terbentuk pada 1 Mei 2009 lalu, dengan visi sebagai wadah berkumpulnya penggemar, penikmat dan pecinta fotografi di Banjarmasin. Serta misi turut berperan serta dalam memajukan seni budaya dan pariwisata daerah melalui fotografi.

Meski baru berumur dua tahun, komunitas ini mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan photografi di Kalsel. Anggota komunitas ini pun terus bertambah hingga mencapai lebih seratus orang.

“Tujuan awal HP2B dibentuk sebagai tempat pembelajaran, silaturahmi dan mengembangkan kecintaan terhadap seni fotografi di Kalimantan Selatan,” jelas Hendra Senjaya, salah seorang photografer senior di komunitas ini.

Ketika HP2B terbentuk memang agak sedikit pesimis, tapi di luar dugaan keanggotaannya terus bertambah. Sudah banyak karya foto para anggota HP2B mampu memenangkan lomba fotografi baik di daerah maupun tingkat nasional.

Foto itu berbicara

Berbagai kegiatan rutin komunitas ini adalah hunting foto dan workshop photografi. Dan di even hunting ataupun workshop tidak jarang HP2B menghadirkan para senior yang sudah mewarnai photografi Tanah Air, seperti Ray Bachtiar, Rarindra Prakarsa dan terakhir Andie Makkawaru.

Karena foto itu berbicara dan Photografi tidak bisa dipisahkan dengan model, landscape, human atau potrait. Photografi bagi mereka adalah selera. Apapun objeknya adalah seni photografi dan tidak terbatas.

Tidak dipungkiri model atau fashion adalah objek yang sangat menarik untuk dieksekusi oleh para photografer. Namun demikian objek landscape, natural, potrait, still life juga menjadi objek favorit teman-teman di HP2B.

Berburu foto tidak sebatas obyek-obyek wisata di daerah seperti Kerbau Rawa dan Pasar Terapung. Tak jarang komunitas ini berburu hingga ke luar daerah, seperti Bali.

Komunitas inipun ternyata mempunyai kepekaan sosial yang terbukti dengan digelarnya berbagai kegiatan aksi sosial membantu pelajar sekolah anak pemulung hingga bantuan bencana alam. Terakhir, para pecinta photo ini menggelar pameran dan penjualan foto dengan tema “Dari Kalsel untuk Banua”.

“Semua dana dari pengunjung /donatur yang terkumpul benar-benar disalurkan langsung diserahkan ke Merapi dan Mentawai dan beberapa daerah yang terkena bencana di Kalimantan Selatan,” ungkap Ananda, anggota HP2B lainnya. (Denny Susanto)

~ oleh DennySAinan pada Juli 18, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: